5 Ilmuwan Muslim Modern Yang Perlu Kamu Tahu

5 Ilmuwan Muslim Modern Yang Perlu Kamu Tahu

Ilmuwan Muslim bukan hanya Ibnu Al-Haytam, Al-Jazari dan sederet nama lainnya yang memang telah jelas menemukan penemuan penting di zaman terdahulu. Pada kenyataannya, kini juga banyak lahir ilmuwan-ilmuwan muslim baru, lho. Berikut 5 Ilmuwan Muslim Modern Yang Perlu Kamu Tahu:

1. Hayat Sindi

Hayat Sindi merupakan ilmuwan modern kelahiran Makkah. Ia seorang penasehat Senior Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi Presiden Islamic Development Bank (IDB). Ia juga direktur dan merupakan salah satu pendiri lembaga nirlaba  menggabungkan bioteknologi dan mikrofluida, yang bernama Diagnostics for All.

Hayat Sindi merupakan ilmuwan modern yang cukup lihai dalam riset medis. Temuan-temuannya cukup fenomenal. Karenanya, tidak heran jika ia memenangkan banyak penghargaan seperti Mekkah Al Mukaram’ untuk Inovasi Ilmiah pada tahun 2010, Emerging Explorer oleh National Geographic Society pada tahun 2011, menjadi salah satu orang yang dinobatkan sebagai satu dari “150 Wanita yang Mengguncang Dunia” pada tahun 2012, dan menjadi salah satu dari 100 wanita BBC pada tahun 2018.

Hayat Sindi memberikan kontribusi yang cukup besar dalam dunia medis. Perananannya dalam bidang ilmu pengetahuan pun sungguh mengesankan. Semoga semakin banyak muslimah yang mengikuti jejaknya berkiprah di bidang ilmu pengetahuan, ya.

2. Amira El-Yazbi

Sudah pernah mendengar nama Amira El-Yazbi? Kalau belum, kamu perlu tahu nih. Amira El-Yazbi merupakan sosok muslimah inspiratif yang meneliti tentang kerusakan DNA. Ia mengembangkan pengobatan yang terbilang terjangkau serta efektif dalam menyaring kerusakan DNA.

Amira El-Yazbi  juga merupakan asisten dosen Fakultas Farmasi, Alexandria University. Muslimah yang berasal dari mesir ini menjadi ilmuwan yang memenangkan penghargaan L’Oréal-UNESCO, kategori Wanita dalam Sains pada tahun 2018.

Baca juga: Teuku Wisnu cs Luncurkan Animasi Riko The Series

3. Sultan Bin Bader

Sultan Bin Bader merupakan seorang ilmuwan dari Umm Al-Quwain yang berusia muda, yakni 17 tahun. Ia menciptakan sebuah penemuan "Robot Tanggap Darurat". Robot Tanggap Darurat merupakan robot yang multifungsi. Robot Tanggap Darurat ini memiliki 12 layanan untuk pengunjung di tempat umum. Beberapa layanan yang dimiliki seperti pemadam kebakaran, pengisi daya ponsel, pengisi udara ban mobil dan lainnya.

Sultan bin Bader yang merupakan siswa Alrefah School tersebut meraih penghargaan UEA Young Scientist pada Festival Sains, Teknologi, dan Inovasi Nasional (NSTI) tahun 2018 karna penemuannya yang luar biasa. MasyaAllah ya, di usia muda Sultan Bader telah memberikan kontribusi pada banyak orang dan menjadi ilmuwan modern yang bisa menginspirasi banyak orang untuk menciptakan penemuan baru yang memberi banyak manfaat pada sekitar.

4. Noha Hosny

Sama seperti Amira El-Yazbi, Noha Hosny juga merupakan salah satu pemenang  L’Oréal-UNESCO kategori Wanita dalam Sains pada tahun 2018. Ia merupakan asisten peneliti kehormatan di De Montfort University di Leicester, Inggris, asisten dosen di Departemen Kimia Analitik Farmasi, Universitas Assiut yang meneliti serta menganalisa obat yang digunakan dalam pengobatan asam urat.

5. Witri Wahyu Lestari

Witri wahyu lestari merupakan ilmuwan muslimah modern yang berasal dari Indonesia. Ia merupakan penemu green diesel, yakni sebuah inovasi bahan bakar yang ramah lingkungan. Green Diesel diciptakan dengan mengola kelapa sawit dengan katalis zeolite alam termodofokasi. Green Diesel ini mempunyai banyak keunggulan, salah satu keunggulannya mesin menjadi tidak cepat korosi dan emisi karbon yang dimilikinya jauh lebih rendah.

Witri Wahyu Lestari merupakan seorang dosen FMIPA Universitas Sebelas Maret yang memperoleh banyak penghargaan seperti penghargaan the OWSD Elsevier Foundation Awards for Early-Career Woman Scientists in the Developing Word pada tahun 2018 dan menerima beasiswa dari L’Oreal-UNESCO For Women in Science National pada kategori Material Science di tahun 2014.

Itulah Lima Muslim Modern Yang Perlu Kamu Tahu. Mereka adalah orang-orang hebat yang berkiprah di bidang ilmu pengetahuan. Untuk kamu yang juga ingin menjadi ilmuwan muslim yang hebat seperti mereka, mulailah dari sekarang dengan terus melakukan eksplorasi, melakukan eksperimen, dan banyak berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam menggapai keinginan tersebut. Ingat, jangan takut untuk menghadapi kegagalan, karena kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda. Ayo, semangat terus ya!