Agar Pendaftaran Merek Bisnismu Tidak Ditolak

Agar Pendaftaran Merek Bisnismu Tidak Ditolak

Kini di era digital, kita bisa menyaksikan betapa pesatnya pertumbuhan dunia kreatif. Di media sosial, ada begitu banyak karya anak bangsa yang luar biasa dan sangat patut diacungkan jempol. Seperti ragam karakter animasi yang bisa kita temui dalam film, game, bacaan bahkan pada baju. Seperti contohnya, karakter Riko dalam serial animasi Riko The Series buatannya perusahaan Garissepuluh. Tidak hanya bisa kita lihat di serial animasinya saja, namun bisa kita temui karakternya pada baju pakaian anak anak yang dijual di Rikommerce, Official shop milik Riko The Series.

Menurut UU Merek No.15 Tahun 2001 pasal 1 ayat 1, merek adalah “tanda yang berupa gambar, nama, kata huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.” Dengan adanya merek, suatu badan usaha maupun perorangan yang memiliki sebuah karya harusnya membuat sebuah merek agar memberikan pembeda antara satu dengan yang lainnnya. Karenanya, penting sekali untuk mendaftarkan merek. Berikut tahapan yang bisa dilakukan saat mendaftarkan merek bisnismu agar tidak ditolak:

Baca juga: Ini Bedanya Copyright, Trademark dan Paten

Proses pendaftaran merek dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis (“UU MIG”) dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 67 Tahun 2016 tentang Pendaftaran Merek (“Permenkumham 67/2016”) adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi dan menandatangani formulir permohonan pendaftaran merek, melampirkan, paling sedikit, dokumen bukti pembayaran, surat pernyataan kepemilikan merek, dan label merek serta mengajukannya ke Menteri Hukum dan HAM; Tercantum pada Pasal 4 ayat (1), (3), (4), dan (8) UU MIG.
  2. Permohonan pendaftaran merek yang telah diterima oleh Menteri Hukum dan HAM kemudian dilakukan pemeriksaan formalitas atas kelengkapannya Tercantum pada Pasal 9 Permenkumham 67/2016
  3. Apabila terdapat kekurangan kelengkapan persyaratan, maka dalam jangka waktu 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan permohonan, pemohon merek atau kuasanya diberi waktu untuk melengkapinya dalam jangka waktu 2 bulan sejak tanggal pengiriman surat pemberitahuan untuk melengkapi persyaratan; Tercantum Pasal 11 ayat (2) UU MIG
  4. Apabila tidak dilengkapi sampai dengan jangka waktu tersebut, permohonan dianggap ditarik kembali; Tercantum Pasal 12 UU MIG
  5. Permohonan yang telah memenuhi persyaratan minimum diberikan tanggal penerimaan dan dalam waktu paling lama 15 hari kerja sejak tanggal penerimaan, permohonan merek akan memasuki tahap pengumuman yang dilakukan dalam berita resmi merek;  Tercantum Pasal 14 ayat (1) UU MIG
  6. Permohonan merek memasuki tahap pengumuman/publikasi yang berlangsung selama 2 bulan. Selama masa pengumuman ini setiap pihak dapat mengajukan keberatan/oposisi dengan alasan-alasannya; Tercantum Pasal 14 ayat (2) dan Pasal 16 ayat (1) dan (2) UU MIG
  7. Alasan tersebut adalah merek yang dimohonkan pendaftarannya adalah merek yang menurut UU MIG tidak dapat didaftar atau harus ditolak. Dalam jangka waktu 14 hari kerja sejak tanggal penerimaan keberatan, salinan keberatan dikirimkan kepada pemohon merek atau kuasanya; Tercantum Pasal 16 ayat (2) dan (3) UU MIG
  8. Apabila ada keberatan/oposisi, maka pemohon merek atau kuasanya berhak mengajukan sanggahan yang diajukan dalam waktu paling lama 2 bulan sejak tanggal pengiriman salinan keberatan dari Menteri Hukum dan HAM. Tercantum pada Pasal 17 UU MIG

Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan jika ingin mendaftarkan merek. Perhatikan langkahnya baik-baik agar pendaftaranmu tidak ditolak, ya.