Cara Mengajarkan Anak Untuk Memaafkan Orang Lain

Cara Mengajarkan Anak Untuk Memaafkan Orang Lain

Mengajarkan anak untuk memaafkan orang lain adalah satu karakter yang patut diajarkan pada anak bahkan sejak usia dini. Perkara memaafkan ini, kadang kita sebagai orang dewasa saja sulit memaafkan. Karenanya, seiring waktu saat mengajari anak untuk memaafkan orang lain, kita juga pelan pelan belajar memaafkan orang lain. Karena sifat pemaaf ini luar biasa indahnya.

Menjadi pribadi yang pemaaf adalah karakter yang hebat. Jika seseorang bisa menjadi pribadi yang pemaaf, maka dia itu lebih hebat dari seseorang yang memenangkan pergulatan. Begitu kata Rasulullah SAW. Karenanya yuk kita belajar memaafkan dan mengajari anak untuk bisa menjadi pribadi yang pemaaf juga. Berikut beberapa cara mengajarkan anak untuk memaafkan orang lain:

1. Berikan Anak Contoh

Mendidik anak memang paling ampuh dengan memberikan contoh. Saat mengajarkan anak untu mampu memaafkan orang lain, kita sebagai orangtua bisa menunjukkan bagaimana kita memaafkan orang lain. Sesederhana ketika kita sedang sibuk bekerja, lalu anak minta perhatian. Saat itu hati anak akan bersedih karena kita tidak bisa menemaninya bermain.

Padahal ada tugas penting yang harus kita kerjakan. Maka, kita bisa meminta maaf padanya. “Maaf ya Nak, Ibu harus bekerja. Kamu bisa bermain dengan adik dulu ya.”  Atau ketika kita tidak sengaja meninggikan nada bicara kita, melakukan hal yang tidak disenangi anak, dan kesalahan lainnya. Kita jangan sungkan untuk meminta maaf. Jangan sampai kita mendikte anak untuk bisa memaafkan orang lain, sedang kita ssaja tidak terbiasa meminta maaf saat bersalah.

Ungkapan maaf bisa dibarengi dengan pelukan atau berjabat tangan. Namun, jangan sampai meminta maaf tapi tidak ada rasa penyesalan, dan masih mengulang terusan. Misalnya suka menjanjikan anak sesuatu, tapi tidak pernah ditepati, hanya maaf terus terusan. Kalau sudah begitu, konsep maaf yang anak pahami bisa menyimpang.

Baca juga: Tips Hemat Listrik Ala Riko the Series

2. Memberikan Anak Penjelasan

Katakan pada anak mengenai kenapa harus memaafkan. Betapa indahnya memaafkan orang lain, dengan kalimat yang bisa anak mengerti. Kita tidak bisa hanya mengatakan pada anak untuk bisa memaafkan orang lain tanpa penjelasan sedang ada anak yang berpikir kenapa harus? Lalu kita dengan tegas bilang, ”pokoknya maafin.”

Perasaan marah, kesal, itu memang wajar namun harus diatasi dengan baik. Kalau orang lain sumber kemarahannya. Maka coba runutkan permasalahannya. Dan berikan anak penjelasan yang baik mengenai perbuatannya yang mungkin tidak disengaja. Seperti yang digambarkan pada animasi Riko The Series pada animasi yang berjudul Lebih Baik Memaafkan.

3. Berikan Anak Waktu

Untuk memaafkan orang lain, anak terkadang butuh waktu. Jadi, biarkan ia meredam amarahnya. Jangan memaksa anak untuk langsung bisa memaafkan. Namun tunggu saat anak siap. Kita bisa mendampinginya dan memberikan penjelasan. Atau jika anak tidak mau, dan lebih tenang sendiri, berikan ia wakt. Kemudian, jika anak sudah siap, kita sebagai orangtua bisa menjadi perantara ia saling bermaafan dengan temannya. “Ayo sekarang salim dan pelukan ya..”

4. Berikan Anak Pujian Saat Berhasil Memaafkan

Saat anak berhasil memaafkan, kita bisa memujinya. Pujian itu bisa jadi motivasi anak untuk memaafkan orang lain. Misal dengan, “Masya Allah anak ibu Hebat mau memaafkan kesalahan orang lain.”

Itulah beberapa cara mengajarkan anak untuk memaafkan orang lain. Semoga kita senantiasa menjadi orangtua yang bisa mendidik anak kita tercinta dalam berbuat kebaikan.