Cara Mudah Mengajarkan Penggunaan Internet Untuk Anak

Cara Mudah Mengajarkan Penggunaan Internet Untuk Anak

Internet bukan barang baru lagi. Kehadirannya juga telah banyak membantu manusia dari banyak aspek. Memang, internet tidak hanya punya sisi positif, namun juga sisi negatif. Menghilangkan internet sepenuhnya dari kehidupan bukan solusi agar tidak mengkonsumsi sisi negatif dari internet. Apalagi, anak-anak. Melarang anak main internet? Jangankan anak, jika kita diminta untuk pisah dari internet, mungkin sejam pun tak sanggup.

Hal yang bisa dilakukan adalah mengajarkan penggunaan internet yang tepat untuk anak. Selain tanggung jawab sebagai orang tua, hal itu penting sekali untuk dilakukan agar anak tidak tersesat dan menggunakan internet untuk hal-hal yang negatif. Beberapa cara mudah mengajarkan penggunaan internet untuk anak adalah:

1. Berkomunikasi Dengan Anak

Komunikasi merupakan kunci utama. Sebelum anak mengenal internet, maka sebagai orang tua harus mengkomunikasikan terlebih dahulu secara jelas kegunaan internet dan juga sisi buruk yang dimiliki. Pastikan informasi yang diberikan kepada anak dapat dipahami secara jelas. Karenanya gunakan bahasa yang sesuai dan mudah dipahaminya. Jangan gunakan bahasa komunikasi yang membuat anak tidak mengerti, atau merasa banyak perintahnya. Komunikasikan senyaman mungkin agar anak tidak merasa diperintah, dan temani ia saat menggunakan gadget.

Tidak hanya mengkomunikasikan penggunaannya, namun juga konsekuensi jika melakukan pelanggaran.  Hal itu selaras dengan apa yang diuratakan  Idzma Mahayattika, praktisi pendidikan dari Kidzmile Foundation,

“Anak anda harus tahu, bahwa orang tua berhak memeriksa isi telepon genggam anak. Dan apabila internet disalahgunakan oleh anak, pastikan ia akan mendapat konsekuensinya,”

Baca juga: Anak Jadi Inspirasi Teuku Wisnu Ciptakan Riko The Series

2. Ajarkan Sesuai dengan Umur Anak

Saskhya Aulia Prima, M.Psi, seorang Psikolog Anak menjelaskan bagaimana digital safety pada anak sesuai dengan umurnya masing-masing. Berikut penjelasannya;

  • Jika anak berusia 2-4 tahun, maka orangtua harus selalu menemani anak saat bermain gadget, kemudian orang tua juga yang memilihkan konten untuk anak serta mengatur waktu screentime nya, kurang lebih selama satu jam setiap harinya.
  • Jika anak berusia 5-7 tahun, maka orangtua dapat membuat bookmark yang berisi website mana saja yang bisa diakses oleh anak, orang tua juga harus mengajarkan serta membiasakan anak untuk bertanya pada orang tua saat bermain game atau saat ada notifikasi pesan. Orang tua juga secara perlahan menjelaskan konsep privasi, yaitu tidak berbagi password selain dengan orangtua saja.
  • Jika anak berusia 8-10 tahun, maka pastikan email anak tersambung atau sama dengan email orang tua. Luangkan juga waktu untuk berbincang mengenai aktivitas ataupun konten online yang anak temui saat berselancar di internet. Pada usia ini, anak belum disarankan memiliki messaging dan juga media social sendiri karena anak belum terlatih untuk berpikir kritis.
  • Jika anak berusia 11-13 tahun, maka buatlah house rules yang disepakati oleh orangtua dan anak mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilihat saat menggunakan internet, atur juga kesempatan untuk mengobrol sehingga anak tetap punya privasi, cek berkala history browser anak serta berikan batas waktu online pada anak.

3. Tunjukkan Aplikasi Ramah Untuk Anak

Menggunakan aplikasi yang ramah untuk anak dapat menghindarkan konten negatif yang sangat banyak di internet. Beberapa aplikasi ramah anak tersebut seperti Kiddle, website yang memiliki desain tampilan yang cocok serta menarik buat anak dan sangat meminimalisir konten negatif. selain Kiddle, ada juga Youtube Kids yang memiliki video-video ramah untuk anak. Misalnya, channel youtube Riko The Series yang bisa memberikan pengalaman baru bagi anak dan orang tua dalam mempelajari ilmu sains.

Itulah beberapa Cara Mudah Mengajarkan Penggunaan Internet Untuk Anak. Bukan pekerjaan mudah untuk terus memastikan anak menggunakan internet secara sehat dan positif. Namun, jangan lengah untuk terus berusaha. Selain ikhtiar, jangan lupa untuk terus berdoa kepada Allah agar dimudahkan segala sesuatunya, ya!