Intellectual Property dan Physical Property

Intellectual Property dan Physical Property

Properti merupakan sebuah istilah yang mendeksripsikan mengenai kepemilikan seseorang terhadap sesuatu secara sah dan memiliki hak tertentu atas kepemilikannya. Misalnya properti yang memiliki wujud maupun yang tidak memiliki wujudnya. Property yang memiliki wujud, yakni physical property seperti peralatan industri, kendaraan otomotif, furnitur maupun real estate. Sedang properti yang tidak memiliki wujud, seperti intellectual property contohnya ialah konsep suatu desain, lirik lagu, buku dan sebagainya. Keduanya memiliki kata properti yang memiliki makna bahwa keduanya bisa memberikan manfaat ekonomi.

Intellectual property juga mencakup pada sebuah gagasan maupun desain yang dimiliki seseorang maupun perusahaan yang memiliki perbedaan dengan lainnya. Kekayaan intelektual ini memang tidak berwujud, namun memiliki nilai yang begitu besar. Jika kamu membaca sebuah buku, maka tulisan dalam buku tersebut merupakan sebuah hasil dari intellctual property. Begitu juga dengan animasi yang biasa kamu tonton, komik yang kamu baca, inovasi terbaru yang kamu gunakan dirumah yang memperudah aktivitasmu dan berbagai produk lainnya yang merupakan hasil pemikiran seseorang.

Intellectual property itu ada yang hanya dimiliki oleh seorang saja, ada yang dimiliki oleh lebih dari satu orang, atau sebuah perusahaan. Intellectual property ini bisa dijual maupun dialihkan kepada orang lain. Sama seperti physical property yang bisa digunakan pribadi, maupun dikomersilkan. Keduanya sama sama memiliki nilai yang besar.

Baca juga: Bentuk-Bentuk Komersialiasi Intellectual Property Rights

Terkadang  ada phsycal property yang merupakan sebuah hasil dari intellectual property seperti misalnya ketika membeli mobil. Inovasi-inovasi dari mobil tersebut merupakan hasil dari intellectual property, sedang mobil itu sendiri meupakan physical property. Sehingga seringkali sebenarnya kita membeli dua hal dalam sebuah produk yakni intellectual property dan physical property. Keduanya merupakan properti yang tidak boleh dimanfaatkan pihak lain tanpa seizin pemilik karya.

Contoh lainnya seperti laptop. Laptop merupakan physical property. Karena laptop memiliki wujud fisik yang bisa kita pegang, kita lihat secara langsung. Berbeda dengan konten dalam sebuah situs. Itu merupakan hasil dari intellectual property. Kita tidak bisa menyentuh secara fisik halaman web tersebut, kita tidak bisa merasakan setiap isi dari halaman web tersebut yang berupa gambar maupun tulisan.

Intelectual property maupun physical property bisa diinvestasikan. Namun perlu diingat, Menginvestasikan uang kedalam intellectual property maupun physical property keduanya memiliki resiko. Besar kecilnya tergantung kepada bagaimana pasar menilai produk produk tersebut. Namun keduanya juga bisa sangat menguntungkan. Jika ingin berinvestasi pada intellectual property maupun physical property, seharusnya pemahaman investasi sudah matang mengenai resiko resiko yang bisa saja terjadi. Kemudian mempelajari produk dari yang akan kita investasikan juga sangat penting agar memudahkan pengukuran resiko dan menyesuaikan dengan kemampuan resiko yang kita miliki dalam urusan berinvestasi.