Intellectual Property Rights Bagi Perintis dan Usaha Kecil Menengah

Intellectual Property Rights Bagi Perintis dan Usaha Kecil Menengah

Karya yang telah diciptakan baik dalam bentuk barang maupun non barang sebaiknya dilindungi oleh intellectual property rights atau hak kekayaan intelektual. Karena dengan adanya intellectual property rights, karya akan dilindungi dan si pemilik karya akan mendapat hak-hak keistimewaan lainnya seperti salah satunya mampu mengantisipasi adanya kecurian dari pihak lain mengenai karya yang telah diciptakan sedemikian rupa. Kehadiran intellectual property rights ini tidak hanya menguntungkan si pemilik karya. Namun bisa menjadi motivasi bagi penemuan-penemuan baru yang memiliki nilai kebermanfaatan.

Ketika memulai sebuah bisnis, maka memikirkan betapa pentingnya perlindungan terhadap karya juga dipikirkan sejak awal saat ingin merintis sebuah usaha. Hal itu lebih baik dibanding baru mengurus perlindungan setelah bisnis besar karena tidak mampu menghindari dari pembajakan karya yang bisa saja terjadi bahkan menjadi umum di masyarakat. Karenanya, para perintis dan penggiat usaha kecil menengah melindungi setiap produk dan karyanya agar tidak ada pihak lain yang bisa menggunakan, menduplikasikan, atau melakukan kegiatan kegiatan lainnya yang memberikan orang lain mendapat komersial atas karya yang dibuat tanpa seizin pemilik karya.

Ari Juliano Gema, yang merupakan bagian dari startup HKI menyatakan bahwa Aset terpenting Startup atau UKM biasanya bukan berupa aset fisik, namun berupa ide yang diekspresikan menjadi suatu produk." misalkan saja, perintis maupun UKM yang menjual baju wanita. Dalam proses pembuatan baju, tentu tidak langsung menuju proses menjahit. Namun melalui proses panjang.

Dimulai dari menciptakan ide bagaimana model sebuah baju. Misal membuat model baju dengan motif yang dibuat sendiri melalui hasil printing, membuat pola baju yang unik, dan sebagainya. Ide-ide itulah yang berharga. Dan ide itu yang seringkali diduplikasi tanpa izin oleh pihak pihak yang tidak memiliki kewenangan. Ide tersebut juga tidak lahir dengan sendirinya, namun melalui riset yang panjang mengenai style terbaru, bahan bahan yang nyaman, dan sebagainya. Karenanya, ide ini menjadi suatu hal yang sangat berharga. Karena mendapatkan ide butuh proses yang panjang.

Baca juga: Intellectual Property dan Physical Property

Memiliki intellectual property rights tidak hanya meelindungi ide, namun juga mempermudah para perintis maupun penggiat UKM saat bisnis dalam keadaan sulit. Karena karya tersebut bisa dijual maupun diberikan lisensi kepada pihak lain yang mana proses kegiatan-kegiatan tersebut memberikan insentif kepada si pemilik karya.

Di Indonesia sendiri, hukum mengenai intellectual property rights atau HAKI sudah sangat lengkap sehingga para pemilik karya bisa mendapat hak haknya dengan baik dan para pihak yang menggunakan karya orang lain tanpa izin bisa mendapat hukuman yang sesuai. Karena mengambil karya orang lain tanpa seizin pemilik tidak berbeda dengan seseorang yang mencuri barang milik orang lain. Karena karya merupakan sebuah aset yang memiliki nilai.

Direktorat Jenderal HKI (Ditjen HKI) juga telah banyak membuat sistem sistem terbaru yang dapat mempermudah para perintis maupun UKM yang ingin mendaftar karyanya. semuanya juga bisa diakses secara online. Sehingga kita tidak perlu ribet untuk mendaftar langsung ke kantornya. Informasi informasi terbaru seputar intellectual property pun dengan mudah didapatkan di situs resmi  Direktorat Jenderal HKI (Ditjen HKI). hal hal tersebut mempermudah para perintis maupun UKM dalam mendaftarkan karyanya dalam perjalanan melindungi karyanya.