Jarak Antara Bumi dan Matahari

Jarak Antara Bumi dan Matahari

Di siang hari yang terik, pernahkah kamu berpikir sejauh mana matahari berada? Apakah dekat atau jauh dengan bumi? Walaupun kita merasa begitu kepanasan saat mendapat sengatan matahari, matahari tidaklah sedekat itu dengan bumi. Jaraknya dengan bumi sekitar 149,6 juta kilometer (1 au). Jarak sejauh ini, cahaya yang bergerak dari matahari ke bumi hanya membutuhkan waktu 8 menit 19 detik. Sungguh luar biasa. Tak heran mengapa matahari merupakan bintang  yang memiliki massa serta gravitasi yang paling besar jika dibandingkan dengan bintang-bintang lainnya. Itulah yang membuat matahari mampu membuat bumi dan planet-planet lainnya serta benda-benda langit bergerak mengitari orbitnya matahari. Matahari juga memiliki banyak kelebihan lainnya yang bisa dirasakan oleh makhluk hidup di bumi yang patut kita ketahui, Berikut beberapa fungsi matahari yang bisa dirasakan bumi:

  1. Matahari merupakan bintang yang memiliki cahaya sendiri. Ia memiliki peranan yang besar untuk bumi. Panas yang dihasilkan memiliki suhu yang ideal dan tentu saja matahari membantu kelangsungan makhluk hidup. Lihatlah bagaimana tumbuhan berfotosintesis dengan bantuan matahari.
  2. Sinar matahari mengandung vitamin D yang memiliki manfaat untuk tubuh seperti dapat menjaga kesehatan tulang, sel darah, otak jantung dan daya tahan tubuh.
  3. Tidak hanya manusia, namun hewan juga mendapat manfaat dari energi matahari. Panasnya matahari yang diserap oleh hewan akan membantu hewan meningkatkan suhu tubuh sehingga tetap hangat dan juga aktif.
  4. Energi matahari mampu menjadi sumber listrik tenaga surya. Dengan bantuan teknologi tentunya.

Dan tentu masih banyak lagi manfaat matahari yang bisa dirasakan oleh tata surya termasuk salah satunya bumi. Walaupun jarak matahari dan bumi tidaklah dekat, namun tetap bisa menebar manfaat. Dari serial animasi Riko The Series yang berjudul Jarak Matahari dan Bumi, kita jadi mengetahui salah seorang ilmuwan muslim bernama Al Battani, yang merupakan seorang astronom muslim pertama yang mampu mengukur berapa jarak matahari dan bumi, mengukur keliling bumi serta menerangkan bahwa bumi berputar pada porosnya jauh sebelum Galileo Galilei.

Dari penemuan ilmuwan Muslim bernama Al Battani tersebut, kita jadi mengetahui seberapa jauh jarak antara matahari dan bumi, dan bagaimana peranan matahari yang begitu besar terhadap bumi. Karena bumi sangat bergantung kepada matahari. Maka jika matahari tiada, bumi bisa bisa sekarat. Selama ini, kita hidup mendapat penerangan dari matahari. Tumbuhan dan hewan juga memiliki keterikatan dengan matahari.

Jika matahari akan mati, maka matahari akan menjadi bintang merah raksasa terlebih dahulu. Kemudian ia akan menyusut menjadi nebula atau bintang putih yang ukurannya lebih kecil dari bumi. Namun, sebelum menyusut, matahari akan memuai. Massa gas dan debu yang dikeluarkannya akan membentuk selubung yang sangat besar di angkasa. Sehingga ini akan menjadi fase yang berbahaya bagi planet-planet yang mengitari di orbitnya, termasuk bumi. Bumi akan terkena dampaknya. Suhu bumi yang sangat panas bisa menyebabkan lautan menguap dan musnah segala apa yang ada di bumi.

Namun, tetaplah Allah SWT yang memiliki kuasa atas segala sesuatu. Jika Allah SWT berkehendak maka semua bisa. Namun pada dasarnya, matahari memiliki peran yang besar bagi bumi. Matahari, bumi, segala yang ada di dalam tata surya, alam semesta, semuanya merupakan ciptaan Allah Yang Maha Kuasa yang saling memberi arti pada satu sama lain.

Baca juga: Fakta Menarik Pisang