Jenis-Jenis Ciptaan yang Dilindungi dan Masa Berlaku Perlindungan

Jenis-Jenis Ciptaan yang Dilindungi dan Masa Berlaku Perlindungan

Hak cipta merupakan bagian dari intellectual property yang dapat melindungi ciptaan seseorang baik dalam bidang ilmu pengetahuan, seni maupun sastra. Seseorang yang memiliki hak cipta akan mendapat hak ekslusif, yang berati memiliki kewenangan sepenuhnya terhadap ciptaan yang ia buat. Namun, hak cipta tidak semuanya dilindungi seumur hidup, melainkan ada masa berlakunya. Masa berlaku perlindungan hak cipta itu berbeda beda tergantung kepada jenis ciptaannya dan jenis hak ekslusif. Jika hak moral, maka hak tersebut memiliki masa berlaku perlindungan tanpa memiliki batasan waktu namun jika itu berkaitan dengan hak ekonomi, maka masa perlindungannya berbeda beda tergantung pada jenis ciptaannya sesuai dengan peraturan yang telah disusun dalam Pasal 5-8-60 UU Hak Cipta. Berikut jenis-jenis ciptaan yang dilindungi dan masa berlaku perlindungan:

1. Ciptaan dengan Hak Cipta Seumur Hidup ditambah 70 Tahun

Beberapa ciptaan seperti buku, pamflet, dan semua hasil karya tulis lainnya; Ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan sejenis lainnya; Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan; Lagu atau musik dengan atau tanpa teks; Drama, drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim; Karya seni rupa dalam segala bentuk seperti lukisan, gambar, ukiran, kaligrafi, seni pahat, patung, atau kolase; Karya arsitektur;Peta; dan Karya seni batik atau seni motif lain memiliki perlindungan yang berlaku selama pencipta tersebut hidup dan akan berlangsung selama 70 tahun setelah si pencipta karya meninggal dunia. Hal ini tercantu  pada Pasal 58 ayat (1) UU Hak Cipta.

2. Ciptaan dengan Hak Cipta selama 50 Tahun

Jika ciptaan berupa Karya fotografi; Potret; Karya sinematografi; Permainan video; Program Komputer; Perwajahan karya tulis; Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, basis data, adaptasi, aransemen, modifikasi dan karya lain dari hasil transformasi; Terjemahan, adaptasi, aransemen, transformasi atau modifikasi ekspresi budaya tradisional; Kompilasi Ciptaan atau data, baik dalam format yang dapat dibaca dengan Program Komputer atau media lainnya; dan Kompilasi ekspresi budaya tradisional memiliki perlindungan ciptaan yang berlaku selama 50 tahun, terhitung sejak dilakukan pengumuman pertama kali. Hal itu tercantum pada Pasal 59 ayat (1) UU Hak Cipta.

Baca juga: Pentingnya Hak Merek Untuk Bisnis

3. Ciptaan dengan Hak Cipta selama 25 Tahun

Pasal 59 Ayat 2 UU Hak Cipta menjelaskan ciptaan berupa karya seni memiliki masa berlaku selama 25 tahun yang terhitung sejak pertama kali diumumkan

4. Ciptaan dengan Hak Cipta Tanpa Batas Waktu

Pada Pasal 38 Ayat 1, Hak cipta untuk ekspresi budaya tradisional yang dipegang oleh negara, maka perlindungan atas hak cipta akan berlaku tanpa batas waktu.

Itu dia beberapa jenis hak cipta dan masa perlindungannya. Perlu diketahui, bahwa hak cipta bisa dialihkan atau si pencipta bisa memberikan lisensi hak cipta kepada pihak lain. Jika hak cipta dialihkan maka pencipta mengalihkan kepemilikan atas hak ekonomi yang ada pada ciptannya sehingga ia tidak lagi melaksanakan haknya setelah mengalihkan hak cipta. Jika si pencipta memberikan lisensi, maka hak ekonomi atas ciptaan tersebut hanya digunakan oleh pihak lain sebagai penerima lisensi saja.