Mengapa Hafalan Harus Diulang Terus Menerus?

Mengapa Hafalan Harus Diulang Terus Menerus?

Hafalan Al-Qur'an itu diibaratkan dengan unta yang diikat dengan tali. Jika pemilik selalu memegangnya, unta akan tetap menjadi miliknya namun saat dilepas, unta akan pergi. Ibarat itu berasal dari sabda Nabi Muhammad SAW sebagai perumpamaan untuk hafalan Al-Qur'an yang jika tidak dipegang, yakni tidak diulang-ulang akan hilang. Jadi ketika sudah menghafalkan Al-Qur'an, 30 juz sekalipun bukan berarti kita tidak lagi membaca Al-Qur'an namun hafalan itu harus  diulang-ulang karena kalau tidak kita bisa melupakan ayat-ayat Al-Qur'an yang telah kita hafal. Mengulang hafalan juga tidak bisa hanya sekali dua kali, namun berkali-kali bahkan hingga akhir hayat.

Jika kita memiliki begitu banyak kesibukan, kita bisa menyempatkan untuk mengulang hafalan di waktu luang seperti sebelum dan usai shalat shubuh, bahkan di sela sela waktu seperti dalam perjalanan, saat menunggu, kita bisa mengulang hafalan sambil membaca maupun mendengarkan Al-Qur'an lewat murottal. Walaupun di sela waktu kita bisa mengulang hafalan, lebih baik untuk tetap memberikan waktu khusus setiap harinya yang benar benar fokus untuk mengulang hafalan. Karena terkadang, mengulang hafalan itu lebih menantang dibandingkan menghafalnya.

Mungkin hikmah dari hafalan Al-Qur'an yang terlupakan jika tidak diulang agar kita senantiasa dekat dan mau mengulang-ulang Al-Qur'an saban waktu. Setelah menghafal Al-Qur'an beberapa jam kemudian mungkin masih agak terasa sulit, karenanya teruslah diulang-ulang. Saat menghafal ayat selanjutnya, bawalah ayat sebelumnya dalam bacaan kita, agar jangan sampai hafal satu lupa satu. Jadi, hafal baru sekalian ngulang yang sebelumnya. Kemudian hafalan yang lama tetap diulang-ulang juga. Berikut beberapa tips agar mudah menjaga hafalan:

  1. Sering sering berkumpul dengan para penghafal Al-Qur'an yang lainnya. Agar termotivasi dan bisa saling membantu menyimak satu sama lain.
  2. Sering mendengarkan murottal Al-Qur'an sehingga otak kita tidak asing dengan bacaan Al-Qur'an dan saat kita mengulangnya lebih mudah karena sudah tersimpan di memori.
  3. Membaca hafalan dalam shalat. Hal ini sangat membantu, karenanya bacalah surat-surat yang berbeda dalam shalat sehingga semuanya akan lancar. Tidak hanya beberapa hafalan saja
  4. Menyimak orang lain membaca atau menyetorkan hafalannya, karena pada saat itu kita akan mendengarkan sekaligus memperhatikan bahkan mengulang-ulang untuk mengingatkan yang menyetor saat salah maupun terlupa.
  5. Mengulang hafalan bersama sama. Baik itu satu orang satu ayat secara bergiliran, dan sebagainya.
  6. Menghafal Al-Qur'an dengan intonasi atau irama tertentu yang bisa membuat kita lebih mudah mengingatnya
  7. Membaca artinya dan memahami sehingga kita akan mudah mengingat ayat al-quran
  8. Mengulang hafalan sendiri terasa sulit dan kadang kita tidak tau dimana letak kesalahannya, karenanya perlu adanya guru yang bisa menyimak hafalan.
  9. Mengulang hafalan dengan menulis ayat ayat yang ingin dihafal
  10. Mengamalkan ayat ayat yang telah dihafal sehingga kita lebih mudah mengingatnya

Kesepuluh tips tersebut bisa diaplikasikan agar mencegah terjadinya hafalan yang hilang. Menghafal Al-Qur'an bukan untuk tujuan dunia, namun niat semata mata hanya kepada Allah. Karenanya menghafal dan mengulang Al-Qur'an bukanlah sebuah beban. Namun ibadah yang nikmat untuk dikerjakan.

Karenanya banyak kita temukan program mengulang hafalan, seperti misalnya program mengulang hafalan atau yang disebut program murajaah yang diselenggarakan oleh serial animasi Riko The Series di akun instagram official Riko The Series. Dengan adanya program ini, bisa membangkitkan semangat anak anak dalam membumikan Al-Qur'an. Serial animasi Riko The Series juga memberikan tayangan murottal yang dibaca oleh Riko. tayangan tersebut bisa menjadi tontonan bermanfaat dan menjadi akses untuk mengulang hafalan lewat tayangan animasi.

Baca juga: Kiat Agar Bersegera Untuk Shalat