Merchandise Untuk Memperkuat Intellectual Property

Merchandise Untuk Memperkuat Intellectual Property

Intellectual property merupakan suatu karya cipta dalam banyak bentuk seperti literatur, seni dan juga desain. Ada juga intellectual property dalam bentuk desain karakter maupun tokoh yang dihasilkan dari ide manusia. Misalnya pada serial animasi riko the series, ada tokoh-tokoh yang diciptakan seperti misalnya Riko. salah satu cara untuk memperkuat karakter Riko itu bisa dengan cara membuat merchandise yang memiliki kaitan dengan tokoh Riko.

Membuat merchandise adalah salah satu cara untuk memperkuat intellectual property. Hal ini merupakan sebuah diversifikasi brand yang mampu membantu visual branding sebuah intellectual property. Branding merupakan cara untuk membangun citra perusahaan dalam benak masyarakat. Membuat merchandise tidak hanya bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap suatu merek namun juga sebagai iklan dan bisa menjadi aliran pemasukan yang lain untuk karya intellectual property.

Pada kenyataannya, membuat merchandise bisa memperpanjang umur suatu merek dan memilki potensi untuk tetap dapat menghasilkan uang. Seperti misalnya Film Star Wars yang walaupun tayangannya sudah berhenti dirilis namun mereknya tetap hidup melalui sejumlah produk merchandise. Merchandise mampu mempresentasikan bahkan memperkenalkan suatu merek kepada khalayak yang lebih luas lagi. Hal ini sesuai dengan pernyataan Wiryawan, M. 2002 bahwa selain sebagai strategi untuk meningkatkan paparan, merchandising juga merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan citra brand, yaitu gambaran mental konsumen terhadap sebuah brand. Citra ini memengaruhi cara konsumen dalam membayangkan dan memercayai sebuah brand.

Merchandising adalah proses menciptakan produk-produk komersil yang dapat diperjual belikan menggunakan gambar dan tampilan dari karakter fiksi yang telah dikenal (Kewalramani, 2012). Merchandise bisa dalam bentuk gantungan kunci, tumblr, atau juga kaus yang bergambar karakter sebuah karya  intellectual property. Seperti misalnya tokoh riko dalam serial animasi Riko The Series milik perusahaan Garis Sepuluh yang menjual produk baju kaus dengan gambar karakter Riko di toko onlinenya, rikommerce. Yang menjadi daya tarik tidak hanya karakternya saja, namun kualitas dari bahan merchandise yang dibuat.

Baca juga: Alasan Mengapa UMKM Perlu Melindungi Merek

Dari hasil penelitian yang dilakukan Shienny Megawati Sutanto dkk pada jurnal yang berjudul Merchandise Sebagai Pendukung Visual Branding Untuk Kekayaan Intelektual Lokal, kita bisa mengetahui bahwa visualisasi merchandise merupakan salah satu faktor penting untuk mengomunikasikan aspek visual dan kreatif brand kepada target market. Visualisasi Merchandise Dari observasi produk-produk merchandise brand kekayaan intelektual yang banyak terdapat di pasar, terlihat ada banyak sekali ragam visualisasi merchandise. Mulai dari yang hanya menampilkan tulisan, logo, hingga yang menampilkan karakter dari sebuah brand. Setiap gaya visualisasi dapat dimaknai secara berbeda oleh target audience, dan setiap makna yang ditampilkan dalam merchandise dapat mencerminkan dan memengaruhi citra brand kekayaan intelektual.

Namun, perlu diperhatikan agar pembuat merchandise haruslah yang memiliki izin pada karakter intellectual property tersebut. Jangan sampai, membuat mercahndise lalu menjualnya namun tidak memiliki kepentingan dan tidak mengantongi izin membuat merchandise karakter intellectual property orang lain.