Pentingnya Hak Merek Untuk Bisnis

Pentingnya Hak Merek Untuk Bisnis

Merek merupakan suatu identitas sebuah bisnis. Identitas tersebut yang akan dikenal oleh konsumen dan juga yang mampu membedakan dengan bisnis yang lainnya. Dengan merek, bisnis akan lebih mudah dikenal oleh konsumen. Identitas disini merupakan tanda yang ditampilkan bisnis baik itu dari gambar, nama, logo, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk dua atau tiga dimensi, suara, hologram, juga kombinasi dari beberapa unsur yang diproduksi oleh orang maupun badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan juga jasa.

Misalnya saja Logo Perusahaan Garis Sepuluh, perusahaan yang memproduksi serial animasi anak Riko The Series yang memiliki dominan warna hijau dan ungu, serta simbol huruf S dan memiliki garis diantaranya. Merek yang dimiliki Garis Sepuluh merupakan identitas yang menjadi pembeda dengan perusahaan lainnya, yang membuat konsumen menjadi lebih mudah mengenal dan juga memiliki nilai nilai yang mencerminkan keseluruhan dari perusahaan Garis Sepuluh. Karenanya, kita tidak bisa menyepelekan suatu merek. Karena merek merupakan cerminan suatu perusahaan.

Merek merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi sebuah bisnis. Karenanya, ada yang dinamakan dengan hak merek. Hak merek itu sendiri merupakan hak ekslusif yang dimiliki si pemilik merek yang sudah terdaftar dalam mengunakan merek tersebut dalam perdagangan barang/jasa serta dengan kelas dan juga jenis barang/jasa mana merek tersebut didaftarkan. Nah, dengan adanya hak ini, si pemilik merek memiliki kebebasan dalam menggunakan merek tersebut pada tujuan komersial dan memiliki hak untuk melarang pihak lain menggunakan mereknya.

Baca juga: Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hak Cipta

Selain mendapatkan hak ekslusif tersebut, dengan mendaftarkan hak merek, ada banyak manfaat lain yang bisa didapatkan seperti misalnya lebih mudah mendapatkan investor. Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena para investor tidak hanya tertarik dengan laporan keuangan namun juga melihat bagaimana merek yang dimiliki bisnis tersebut di mata masyarakat.  Selain itu, hak merek itu juga merupakan aset intellectual property. Ia memiliki nilai yang begitu berharga jadi dapat dikomersilkan, sehingga si pemiliki merek bisa mendapatkan keuntungan.

Dengan mengetahui seberapa besar manfaat yang dimiliki, maka sebaiknya tidak melewati proses pendaftaran merek ini ketika sedang berbisnis. Karena tidak adanya hak merek, orang lain bisa mengambil merek yang kamu miliki dengan mudah, bahkan bisa mendapat keuntungan tertentu dan tidak bisa dilaporkan sebagai penyalahgunaan karena merek belum didaftarkan. Dalam hal ini, ada istilah first to file yang bermakna bahwa hak merek bisa dipegang oleh siapapun yang mengajukan permohonan terlebih dahulu selama si pemohon tidak menyalahkan peraturan perundang undangan.

Jika ingin mendaftarkan merek, maka pihak yang paling berhak mengajukan permohonan merek ini adalah si pemilik merek itu sendiri karena memiliki legal standing untuk merek tersebut. Dan itu menjadi lebih mudah karena tidak perlu surat kuasa khusus saat mendaftarkan merek.

Namun, perlu diingat bahwa hak merek memiliki waktu berlaku. Batas waktu hak merek ini telah ditentukan pada Undang-Undang. Masa berlakunya ialah 10 tahun sejak merek diterima. Hak merek dibatasi waktunya karena memiliki tujuan agar dapat diketahui bisnis yang didaftarkan apakah masih aktif atau tidak. Namun, jangan khawatir karena pendaftaran merek bisa diperpanjang dengan syarat merek masih digunakan pada barang dan jasa yang dicantumkan dalam sertifikat merek tersebut dan produk/jasanya masih diproduksi dan diperdagangkan.