Tips Agar Merek Mampu Sukses Walau Sedang Pandemi

Tips Agar Merek Mampu Sukses Walau Sedang Pandemi

Jika kamu termasuk dari salah satu orang yang baru saja membuat merek, namun ternyata sudah pandemi. Jangan putus asa dulu, karena mendaftarkan merek bisa secara online. Mengurus pendaftaran merek secara online bisa mengurangi resiko terpapar virus corona, karena kamu bisa mendaftar merek dirumah dengan cukup gunakan sistem online yang bisa kamu akses pada  website https://merek.dgip. go.id/. seperti yang disampaikan oleh Agung Indriyanto selaku Pemeriksa Merek dari DJKI bahwa sebagai pelaku usaha penting sekali untuk memperhatikan tiga aspek yakni pendaftaran, komersialisasi dan juga penegakan hukum.

Agung juga menambahkan bahwa pentingnya mendaftarkan merek selain mendapar perlindungan dan juga hak ekslusivitas namun juga bisa menjamin kualitas produk tersebut pada konsumen. Karenanya, para pelaku usaha baiknya mendaftarkan mereknya. Tentunya memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu agar proses pendaftaran merek bisa berjalan dengan lancar.

Baca juga: Alasan Mengapa Merek Bisnismu Ditolak

Walaupun di tengah pandemi ini banyak ketidakpastian. Jangan sampai menyurutkan semangatmu. Teruslah berusaha, apalagi banyak kemudahan yang diberikan oleh DJKI, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. DJKI juga menyatakan bahwa siap membantu pelaku usaha bisa mendafarkan merek dagangnya hingga keluar negeri dengan memperhatikan dan mengikuti prosedur Permohonan Madrid Protocol. Sehingga jika kamu termasuk pelaku usaha yang ingin mendaftar mereknya keluar negeri bisa di daftarkan ke 122 negara yang telah bekerja sama dengan DJKI.

Ada beberapa Tips Yang dipaparkan Amalia E Maulana, seorang Brand Consultant & Ethnographer dari Etnomark mengenai kesuksesan Branding (membangun citra merek) di Tengah Pandemi:

  1. Branding (Membangun Citra Merek) di saat pandemi tidak mesti hanya dengan beriklan maupun berjualan namun menawarkan value kepada masyarakat yang disesuaikan dengan konteksual. Dalam kondisi seperti ini value yang harus diangkat, yang tentu dibutuhkan konsumen ialah functional, emotional, juga experiential.
  2. Untuk bisnis yang sedang tidak banyak dibutuhkan saat ini, jangan menghilang. Pelaku usaha bisa melakukan aktivitas branding bukan untuk berjualan namun bertahan agar tetap diingat oleh masyarakat. Jadi harus tetap ada boleh melalui program CSR, maupun mengirim email kepada pelanggan mengenai informasi terbaru.
  3. Pelaku usaha bisa melakukan beberapa strategi seperti fokus pada bisnis yang sedang dibutuhkan masyarakat agar mampu bertahan.

Itulah beberapa cara agar sebuah merek tetap bisa sukses. Lewat media sosial, bisa dilakukan banyak pendekatan. Seperti juga produk baju milik serial animasi Riko The Series dari Garissepuluh yang tetap aktif menyapa setiap konsumennya di media sosial, serta tetap berjualan dengan menggunakan toko online yang bernama Rikommerce. Dengan begitu, kita bisa tetap dekat dengan konsumen. Karena pada dasarnya, kita tidak hanya sekedar menciptakan sebuah produk, lalu memperjualbelikan produk. Namun juga memberikan kebermanfaatan bagi banyak orang.